KOTA SUNGAI PENUH, BEO07.CO.ID – MTs N 1 Kota Sungai Penuh sukses melaksanakan kegiatan Workshop Pengembangan Kompetensi Guru dengan mengusung tema “Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta”. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi dari seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Jumat 10 Oktober 2025.


Kegiatan workshop berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh, Bapak H. Hardiman, S.Ag., M.M., yang sekaligus secara resmi membuka acara.
alam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan workshop tersebut. Beliau menilai bahwa kegiatan ini sangat relevan dan strategis dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bagian Tata Usaha, Bapak Muharum, S.Ag., M.Hi., serta Pengawas Madrasah, Bapak Drs. H. Supratman, M.Pd.

Workshop ini menghadirkan narasumber yaitu Ibu Dr. Hj. Agusrida, M.Pd., seorang widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan Padang. Dalam penyampaian materinya, beliau mengangkat tema yang mengajak para peserta untuk mengeksplorasi pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, namun juga menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, dan cinta dalam proses pendidikan.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum sekaligus ketua panitia Bapak Fardizal, S. bersyukur atas terlaksana kegiatan workshop peningkatan komprtensi guru.
“Alhamdulillah workshop kurikulum berbasi cinta ini dapat terlaksana dengan sukses dan lancar berkat kerjasama tim yang solid dan partisipasi aktif dari semua peserta. Kami berharap output dari workshop ini dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan kurikulum yang lebih inovatif dan berkarakter,” ujarnya
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Bapak Soni Indra, S.Pd.I, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para guru dalam mengikuti workshop ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para tenaga pendidik dan kepndidikan dalam mengikuti workshop ini. Kegiatan seperti ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah,” tuturnya
Selama workshop, para peserta terlibat aktif dalam berbagai sesi diskusi, studi kasus, serta praktik langsung merancang perangkat ajar yang berorientasi pada pembelajaran mendalam. Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama yang dipandu oleh tim fasilitator, di mana para guru menyampaikan komitmen untuk menerapkan hasil workshop di kelas masing-masing. (JEMI)



