Bengkulu Daerah Jambi
Beranda » Berita » Beo07.co.id : Terima Dua Wartawan Baru, Segeralah Berkarya

Beo07.co.id : Terima Dua Wartawan Baru, Segeralah Berkarya

KOTA CURUP, BEO07.CO.ID – Pemimpin Umum / Pemimpin Redaksi Beo07.co.id, Gafar Uyub Depati Intan, disapa seharinya dikalangan Wartawan Bengkulu dengan sapaan Bang Ayub, umumkan dua nama Wartawan baru, Jemi Prasandra akrab disapa “Jimi “ dan Syafriradi, dipanggil “Dedi Barat” menambah tenaga liputan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Propinsi Jambi, segeralah berkarya, tegasnya.

Khusus di Mediaonline Beo07.co.id dan Koran Independen “BiDiK07 ELANGOPOSISI” berusaha keras mengutamakan Berita-berita INVESTIGASI REPORTING, liputan “perjalanan / penyelidikan seorang journalist dilapangan (Tempat Kejadian Peristiwa), guna menjawab berita serimonial yang terkadang simpang siur dan sarat kepentingan oknum tertentu, membangun pencitraan.

Dan mengabaikan faktualitas bagi kepentingan masyarakat misalnya Bidang Perekonomian, Hukum, Budaya, Sosial Kemanusiaan dan banyak hal-hal lainnya, jelas Bang Ayub, ditengah kesibukannya menulis sejumlah artikel ilmiah dan Opini masyarakat, Selasa ( 30 / 9 / 2025 ) di markas Beo07.co.id Kelurahan Air Putih Baru, Kota Curup.

Saya minta pada rekan kami yang baru ini, (Jimi dan Dedi Barat), Beo07.co.id memang media kecil belum dilirik sebelah matapun oleh masyarakat, (apa lagi kalangan Pers Nasional) kami akui kami belum ada apa-apanya, sebagai salah satu media yang serba kekurangan, Sumber Daya Manusia (SDM) nya, dan Vinansial, masih jauh dari harapan. Tanpa batas harus memperbaiki keadaan, agar lebih baik, dan bermanfaat untuk sekitarnya.

Tak heran banyak Wartawan yang tak sanggup bersama kami tandas Bang Ayub. Namun demikian, perlu di ingat untuk setiap Wartawan Beo07.co.id, di media ini perlu di camkan dalam-dalam, bagi Wartawan yang bergabung dan berbulan-bulan tanpa berita, dengan berbagai dalih dan alasan terpaksa dilakukan Stop Pers (diberhentikan) dari Wartawan Beo07.co.id.

Dimediaonline Beo07.co.id, bukan banyaknya mengantongi Kartu Pers dan Surat Tugas, tapi seberapa banyak Wartawan melahirkan Karya Jurnalistik, Independen (Netral) dalam peliputan dan penyajian menjadi berita dan hak public membaca serta  mengkritisinya.

BACA JUGA :  Hampir 1 Bulan Penampakan Material Longsor, Bupati Lebong Turun Lapangan Lakukan Monitoring

Kami selalu menerima Kritik pedas dari pembaca (masyarakat), serta Saran dan Masukan, guna perbaikan.

Bagi kami di Mediaonline Beo07.co.id, yang kami akui sebagai Wartawan hanya yang memiliki Karya Jurnalistik, bukan jumlah mengantongi Kartu Pers dan Surat Tugas, tandas Bang Ayub.

Dan diminta pada seluruh Wartawan Beo07.co.id, diwilayah manapun berada (ditugaskan) Cetaklah Karya Jurnalistik secara Jujur, benar, Independen dan ber-imbang, dan jangan menghukum pihak yang di beritakan seolah-seolah bersalah?

Sebelum kasusnya di adili dan diputuskan di sebuah pengadilan oleh majelis hakim. Menjastis dan menghukum seseorang bukan tugasnya Wartawan, melainkan majelis hakim.

Karena kami sering mendapat kritk pedas dari masyarakat, kendati peristiwanya di luar sana. Mengeluhkan banyaknya berita bernada menghukum (menjastis). Ini sebuah catatan harus diperbaiki.

Kreative Jangan Malu belajar :

Saya sudah lebih kurang 39 tahun jadi Wartawan terasa dan ternyata belum ada apa-apa, nilainya dan masih minim sekali ilmunya tentang Jurnalistik.

Ini pengakuan jujur, maka saya tidak pernah berhenti belajar-dan belajar lagi, serta membaca sejumlah media lain mulai dari tingkat lokal, nasional dan luar negeri. Karena dunia Jurnalist sudah menjadi pilihan, bukan sampingan dan kesemapatan sesaat.

Khusus untuk liputan Kerinci dan Kota Sungai Penuh, tergolong luas untuk ukuran daerah sedang (Kota menengah kebawah) dan berpenduduk padat, pembangunannya masih tertinggal, maka diperlukan kritk membangun bagi pejabat terkait dalam memajukan kegiatan pembangunan, di segala sector dan bidang, untuk meningkatan keperluan masyarakatnya..

Liputan Kerinci dan Kota Sungai Penuh selama ini, ada 4 Wartawan, satu di berhentikan karena pelanggaran berat sistem yang berlaku di Beo07.co.id.

Yang tinggal 3 orang Wartawan yakni, Muhammad Marhen (Senior), Yelly Naiti, kini Non Aktif dalam Status Izin, keluar negeri untuk waktu kurang lebih 4 bulan, tinggal dua Wartawan active, dan diterima dua Wartawan baru, Jimi dan Dedi Barat, hendaknya mampu mendukung liputan Kerinci dan Kota Sungai Penuh, pinta Bang Ayub.

BACA JUGA :  PTUN Medan Kabulkan Gugatan, Wali Kota Pematangsiantar Diminta Cabut SK Dewan Pengawas PDAM Tirta Uli

Dan kini lanjut Bang Ayub, masih membuka satu peluang Wartawan baru, yang khusus dari wilayah / daerah Kerinci Hilir, yang daerahnya tengah mempersiapkan diri menjadi Kabupaten depitif. Untuk liputan Kerinci Hilir, dan mengkaper persiapan Kabupaten Kerinci Hilir berdiri sendiri. Diperlukan satu orang lagi, diutamakan putra / putri setempat.

Kini Wartawan Beo08.co.id, yang active 4 orang, Muhammad Marhen, Syafwandi (Rugandi), Jemi Prasandra dan Syafriardi, Selamat bertugas di tunggu karyanya.

 

Beo07.co.id (Eluban Rna Intan / Hendry Verdian)

Penulis / Editor : Hendri Verdian.

× Advertisement
× Advertisement