Kabid CK – Fani Soeliantara : Drainase Jalan S Sukowati, Jalan Baru, Talang Rimbo & Suka Raja – Target 25 Desember Selesai.


KOTA CURUP, BEO07.CO.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, bertahap menjawab keluhan masyarakat seputar banjir dalam Kota Curup, saat hujan deras turun. kini ke empat lokasi banjir itu tengah berjalannya proses pengerjaannya kata Fani Soeliantara Kepala Bidang Cipta Karya diruang kerjanya Kamis, (20/11/2025), kepada Beo07.co.id.-
Ketika ditanyakan Drainace Jalan Sukowati (Pusat perkantoran) dan pelayanan Publik, secara fisik diharapkan berjalan dengan baik sesuai ketentuan teknis kata Fani.

“Menjawab pertanyaan, Fani, merinci penjelasannya, khusus Sukowati Panjang 280 meter, menggunakan Besi ukuran 10 Inchi dan Kerangka anyaman besi sudah hampir clier,” ujarnya.
“Kini telah dilakukan pasangan Lantai (Coran), akan diteruskan dengan pemasangan Mall pelapis untuk pemasangan Batu naiknya, tidak lagi manual, kita lakukan Coran yang disiapkan dari Lubuk Linggau, memang agak mahal dari sebelum – sebelumnya, pasangan bisa rapi, merata dan kuat,” papar Fani.

Diterangkan Fani, minggu kemaren ada hujan deras jalan Sukowati yang selama ini banjir, tidak terjadi lagi, air mengalir ditengah Drainace yang tengah di kerjakan nampaknya tidak ada masalah, sudah bisa mengalir dengan baik jelasnya.
“Kita harapkan setelah selesai, akan lebih lancar lagi,” tandasnya.
Ditegaskan Fani, semua pekerjaan di empat lokasi itu kita targetkan Selesai Desember 2025, tanpa kendala berarti. “Dengan sisa waktu yang pendek ini, kita harapkan rekanan bekerja rutin dan memenuhi target,” jelasnya.

Dari data dihimpun dilapangan, (19 Nop.2025) Peningkatan Drainase jalan Sukowati dimulai 16 Oktober, selesai 30 Oktober 2025, dengan nilai Kontrak Rp. 969.333.326- sumber APBD Rejang Lebong 2025.
Dikerjakan CV. BINTANG ETSA PERMATA, berkantor di Kelurahan Air Bang Curup. Dari pemantuan lapangan, 20 Nop 2025, Kamis lokasi Drainase Suka Raja, Nampak pekerja sibuk menyiapkan rangka anyaman untuk pelapis bangunan.
Para tukang dan pekerja buruh harian, bekerja keras mengejar target. Dengan harapan bisa klier 26 Desember 2025, lima hari sebelum masa kontrak berakhir.
“Dalam pengamatan lapangan masing-masing lokasi punya kendala berbeda, misalnya lokasi Jalan Baru, Nampak lebih berat dan banyak kendalanya, karena kerapan rumah penduduk,” jelas sumber.

“Tapi hal solusinya koordinasi pihak terkait, semua bisa berjalan. Dan masyarakat menyadari pembangunan Drainase hanya untuk mengatasi kepentingan mereka sendiri, dari ancaman banjir, setiap hujan deras turun,” tegas sumber, yang namanya dirahasiakan.
“Kami dilapangan selalu melakukan koordinasi, sampai hari ini, semua berjalan dengan baik, tanpa kendala yang mengganggu jelas,” sumber itu. (Tim/ Beo07/*****).
Penulis/ Editor : Gafar Uyub Depati Intan.



