Bengkulu Daerah Hukum
Beranda ยป Berita ยป Keributan di Platform Media Sosial, Pengawai Cabdin Lebong Ditodong Senjata Berujung ke Polisi

Keributan di Platform Media Sosial, Pengawai Cabdin Lebong Ditodong Senjata Berujung ke Polisi

Ilustrasi karikatur

LEBONG, BEO07.CO.ID – Keributan di platform media sosial facebook kembali menghiasi di bumi Swarang Patang Stumang, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu hingga mengundang perhatian publik serta berujung ke aparat penegak hukum ke pihak kepolisian Polres Lebong.

Peristiwa yang ramai menjadi perbincangan itu, di alami salah satu Pegawai Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin ) Wilayah V Kabupaten Lebong, Tito (44) sampai di todong dengan senjata api jenis Airsoft Gun terdapat 2 warga berasal dari Desa Tunggang, Kecamatan Lebong Utara, berinisial JM dan R.

Kronologis Peristiwa

Dikutip dari laman resmi Ekspose.net : Kejadian bermula ketika JM mengunggah beberapa postingan di akun media sosial Facebook miliknya dan menyebut jika istri korban memiliki hubungan terlarang dengan Camat Lebong Utara Ero Bonaparte, M.Si yang di ketahui adalah saudara kandung korban.

Kejadian bermula ketika JM mengunggah postingan di media sosial Facebook miliknya, di mana dalam salah satu unggahannya JM menyebut Camat Lebong Utara yang bertubuh kekar tidak cocok di tempatkan sebagai Camat Lebong Utara, pasal memiliki ego yang tinggi. Dari unggah itu, JM seolah mengiring opini jika Camat tersebut kerap mempersulit proses pencairan Dana Desa.

Akibatnya, unggahan tersebut, di sampaikan Tito, sempat di komentari oleh akun istrinya, Susi Andreast. Lalu, beberapa waktu kemudian akun milik JM ini kembali mengunggah sebuah postingan yang menyebut istri Tito (Susi Andreast- red ) memiliki hubungan terlarang dengan Camat Lebong Utara Ero Bonaparte, M.Si.

โ€œSaya tidak terima dengan postingan publik yang menyebut kalau istri saya mempunyai hubungan terlarang dengan saudara kandung saya,” beber Tito masih di kutip kembali dari Ekspose.net.

Dipostingan Yang Lain

JM mengunggah kalau yang bersangkutan merasa tidak senang dengan postingannya di persilahkan untuk datang langsung kerumahnya yang berada di Desa Tunggang.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Lebong Lakukan Kunjungan Kerja ke Dishub Muratara

โ€œSabtu (6/6) sekira pukul 08.00 WIB saya menyambangi kediaman JM untuk meminta klarifikasi atas tuduhan yang di sampaikan kepada publik terkait adanya hubungan terlarang antara istri saya dengan saudara kandung saya (Camat Lebong Utara โ€“ red ),” cerita Tito.

Tito Menyambangi Kediaman JM

Diakui Tito, sebelum menyambangi kediaman JM di desa Tunggang, dirinya sempat menghubungi Pejabat Sementara Kepala Desa (Pjs Kades โ€“ red) melalui Messenger untuk dapat di fasilitasi bertemu dengan JM, hanya saja upaya itu belum sempat di respon oleh Pjs Kades setempat.

โ€œKarena belum ada respon, saya berinisiatif mendatangi kediaman JM untuk meminta klarifikasi atas tudingan yang dia unggah dimedia sosial Facebook,” urai Tito.

Insdiden Penodong di Duga Senjata AirSoft Gun

Di kediaman JM ini lah insiden penodongan senjata jenisย AirSoft Gun itu terjadi, bahkan setelah di ancam akan di tembak, Tito mengaku dirinya sempat di sekap selama beberapa menit dalam sebuah gudang yang berlokasi tidak jauh dari kediaman JM.

โ€œSaat bertemu dengan JM, saya sempat bertanya, anda ini JM? Saya ini suami Susi! Dan saat itulah JM terlihat panik dan berperilaku seolah mencari sesuatu benda yang saya duga yang di cari adalah senjata,” terang Tito.

Melihat JM berperilaku mencurigakan, Tito sempat melakukan pembelaan dengan cara memiting bagian leher JM, lalu JMย  berteriak meminta tolong dan tidak lama kemudian datang seorang laki โ€“ laki berinisial Rย  yang langsung menodongkan senjata Airsoft Gunย ke arah dirinya.

โ€œJM sempat berteriak minta tolong, lalu datang R dengan membawa sebilah parang di tangan kiri dan Pistol Airsoft Gun di tangan kanan sembari ย mengacungkan senjata tersebut ke arah saya,” terang Tito.

BACA JUGA :  Lebong Kembali Sabet UHC Awards Tahun 2026 Kategori Pratama

Di sekap di Gudang

Saat kejadian JM sempat beteriak beberapa kali sembari memerintahkan R agar segera melepaskanย  tembakan terhadap dirinya. Karena mengira R anggota Polisi, maka saat itu dirinya memilih untuk menyerah dan melepaskan piting bagian di leher JM.

โ€œSaya kira R ย ini anggota polisi, ternyata bukan. Justru dia adalah keponakan dari JM. Setelah JM saya lepaskan, saya sempat di sekap di dalam sebuah gudang yang berada tidak jauh dari kediaman JM sebelum akhirnya di jemput oleh ย personil polisi dari Polsek Lebong Utara,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polsek Lebong Utara. JMย  diketahui melaporkan Tito ke Polsek Lebong Utara atas dugaan melakukan perbuatan penganiayaan terhadap dirinya.

Airsoft Gun – Senjata Tajam

Sementara itu, Tito, pada hari yang sama juga melaporkan insiden tersebut ke Polres Lebong atas tuduhan pengancaman dengan senjataย Airsoft Gun serta senjata tajam berjenis parang.

Kapolres Lebong AKBP. Agoeng Ramadhani, SH, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP.Darmawel Saleh SH.MH dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

โ€œMasih di kerjakanโ€, singkat Kasat Reskrim dikonfirmasu melalui pesan whatsapp miliknya. ( Rls/Zee )

error: Content is protected !!
ร— Advertisement
ร— Advertisement