Opini Perjuangan
Beranda » Berita » Riki : Kadis Pariwisata Rejang Lebong – DENGAN KESADARAN BERSAMA, KITA WUJUDKAN WISATA MAJU, “BAHAGIA & ISTIMEWA?”

Riki : Kadis Pariwisata Rejang Lebong – DENGAN KESADARAN BERSAMA, KITA WUJUDKAN WISATA MAJU, “BAHAGIA & ISTIMEWA?”

Dengan membangun kesadaran bersama, kerja keras kita “wujudkan Pariwisata Rejang Lebong, Bahagia dan Istimewa” dengan logo baru meng-amanatkan harapan “bahagia dan istimewa” kata Kepala Dinas Pariwisata Rejang Riki, dalam laporan hari puncak Anugerah Desa Wisata Rejang Lebong, Senin (8 Juni 2026) dihalaman dinas Jalan S Sukowari Kota Curup.

Bahagia sebagai tujuan, Istimewa karena Rejang Lebong, Prop. Bengkulu memiliki potensi Wisata alam yang luar biasa bila dapat di kembangkan guna menarik minat masyarakat mengunjunginya, menyenangkan para wisatawan lokal dan nasional.

 Untuk mencapai tujuan, “bahagia dan istimewa” tentu dibangun dengan kesadaran bersama dan melibatkan semua pihak masyarakat desa di sekitar lokasi, pihak Swasta, pemerintah daerah kabupaten dan propinsi dan DPRD Rejang Lebong, ini menyangkut penganggaran yang layak untuk mengembangkan potensi yang ada.

 Dengan tujuan akhir bisa menjawab berbagai tantangan pengembangan potensi Priwisata Rejang Lebong yang luar biasa bisa di nikmati wisatawan lokal dan nasional, selain dapat menikmati rasa Nyaman dan  aman saat berkunjung ke lokasi.

Peluncuran Logo Branding, “Bahagia dan Istimewa” bukan hal mudah mencapai tujuan, tapi Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Rejang Lebong dengan tekad dan kerja keras optimis Sektor Wisata bisa tumbuh, berkembang kedepan guna menjawab, Branding Logo Baru Wiasata Rejang Lebong “Bahagia dan Istimewa” dapat dinikmati nyata, bukan batas  Slogan semata.

Peluncuran Logo Wisata Rejang Lebong, “Bahagia dan Istimewa itu, mendapat perhatian masyarakat luas Rejang Lebong, adanya impian baru di sektor pengembangan Pariwisata daerah Rejang Lebong.

Acara ini merupakan puncak penilaian desa dan kelurahan wisata yang telah berjalan sejak 23 Januari hingga 30 April 2026. Tema yang diusung  “Meningkatkan Potensi Desa Wisata Berkembang, di isi dengan kegiatan Ekonomi UMKM, dengan berbagai kegiatannya, bersifat ekonomis dan menghasilkan.

BACA JUGA :  Budi Setiawan, Kadis PMD RL : KABAR GEMBIRA, DANA INSENTIF PERANGKAT DESA SEGERA DIBAYAR?

Acara didukung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Kelompok Sadar Wisata, pelaku UMKM, dan dibukanya pelatiahan olah raga Paralayang. Guna melengkapi lokasi Wisata Danau Mas Harun Bastari di Desa Mojo Rejo, Rejang Lebong.

Kali ini Dinas Pariwisata Rejang Lebong, selain melibatkan masyarakat luas, desa, pemerintah daerah dan satua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga melibatkan masyarakat Pers, para Jurnalist dari berbagai media.

STRATEGIS DAN MELUAS : Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Iwan Sumantri, menyampaikan peluncuran branding merupakan strategi jadi kekuatan identitas daerah. “Branding “Bahagia dan Istimewa”  dan dapat memperkuat posisi Rejang Lebong sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu, jika bisa di tingkat nasional,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, pada bagian lain keterangannya, menjelaskan Anugerah Desa Wisata 2026 diikuti 16 desa yang melalui penilaian secara selektif oleh  tim juri terpercaya dibidangnya.

Tujuannya mendorong pengembangan potensi wisata berbasis budaya, disertai pengembangan produk unggulan melalui kegiatan UMKM, yang nantinya bisa mandiri dan menghasilkan kata Riki.

Dan Pemerintah daeah Rejang Lebong memberikan apresiasi berupa plakat, piagam penghargaan, dan dana pembinaan kepada desa-desa wisata yang terbaik saat ini.

Dari pengamatan dan pemantuan lapangan sejak setahun terakhir, geliat pengembangan Wisata Rejang Lebong, “tidak mati” ada kesan jalan ditempat diduga ada pengaruh dari perubahan anggaran secara nasional, yang menerpa daerah di seluruh Indonesia.

Untuk menjawab tantangan, sudah seharusnya kita, “masyarakat, Pemdakab Rejang Lebong, kalangan professional dibidang pengembangan Wisata, Swasta, dan para bisnismen bersama mewujudkan, Wisata Rejang Lebong, “ bahagia dan istimewa , “ tidak sebatas Slogan.

Penyedian lokasi, harus di dukung dengan sarana dan prasarana, yang  kuat, menarik, menyenangkan, aman dan Nyaman. Untuk mewujudkannya harus didukung dana yang cukup, dan di anggaran Pemerintah daerah dengan persetujuan DPRD Rejang Lebong.

BACA JUGA :  "Merintis Usaha, Tanpa Mengeluh"

Dewan harus mensoport setiap usulan yang disampaikan, selain di bahas secara detail harus berani di sahkan untuk mengembangkan secara fisik dan non fisik, sehingga harapan Rejang Lebong, bisa mewujudkan Branding “Bahagia dan Istimewa”

Jangan sampai jadi cerita abadi “ kosong” di atas kertas ? Semoga, kerja keras dengan kesadaran bersama membangun Pariwisata Rejang Lebong, manjadi salah satu ikon Wisata yang dapat dibanggakan, menghasilkan bagi daerah, dan meningkatnya Penghasilan Asli Daerah (PAD), bisa mendukungan pembangunan bagi masyarakat Rejang Lebong, dan terciptanya lapangan kerja. (***).

Penulis : Ketua DPD-KWRI Prop. Bengkulu, yang juga pengamat masalah Sosial, dan Kemiskinan di pedesaan

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement