KERINCI, BEO07.CO.ID – Hampir tiga tahun berlalu situasi memburuk melewati siswa – siswi SDN 115/III Tanjung Genting, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi “buang hajat besar” memilih jalan pintas ke Sungai Batang Merao.
Pasalnya, 1 unit bangunan WC (water closed) di sekolah mereka tidak berfungsi seperti dulu kala, kondisi ini cukup memprihatinkan (rusak) dengan kata lain tak layak pakai. Tentu menjadi persoalan yang sangat mendesak serta dapat di pastikan proses mengajar terganggu dan menghilangkan kenyaman siswa – siswi setempat.

Keluhan tersebut di sampaikan ketika kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Isra Kamar, S. Pd ke sekolah tersebut, terkait peningkatan atau perbaikan pembangunan WC sekolah yang sudah lama menjadi keluhan guru dan siswa.
“Masalah kita di sini WC sekolah tidak layak pakai, mohon dan di minta perhatian Pemkab Kerinci melalui Dinas Pendidikan Kerinci,” ungkap salah satu guru kepada media ini, kendati demikian telah masuk dalam catatan Kepala Dinas Pendidikan Kerinci.
Sementara itu, keterangan salah satu siswa yang berhasil di bincangi oleh media mengatakan bila mau buang hajat besar harus mendatangi Sungai Batang Merao atau kembali kediaman rumah masing – masing.
“Kita kalau mau buang hajat besar harus ke Sungai Batang Merao, kalau tidak kerumah masing – masing,” cetusnya dengan nada polos.
Anggota BPD Tanjung Genting Mudik, Jon menanggapi perihal tersebut mengatakan keluhan siswa – siswa sudah cukup lama, bahkan keluhan itu sudah di sampaikan oleh kepala dinas untuk di alokasikan anggaran pembangunan fasilitas infrastruktur WC pada saat kunjungan kerjanya belum lama ini.
“Keluhan ini sudah lama dan sudah saya sampaikan ke pak Kadis pada waktu kunjungan kerja sekolah SD N 115/III Tanjung Genting,” tuturnya.
Hal senada juga di sampaikan Kades Tanjung Genting, Jendri Tonga bahwa pihaknya sudah menyampaikan pengajuan proposal untuk pembangunan perbaikan WC sekolah, namun sampai hari ini belum terealisasi di lapangan.
“Mudah – mudahan kunjungan pak Kadis kemarin dan telah melihat langsung kondisi lapangan di SDN 115/III Tanjung Genting, semoga saja bisa terlaksana dalam tahun ini (2026),” singkatnya. (Marhen)








