LEBONG, BEO07.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebong disebut – sebut tengah fokus menata ulang APBD 2025 โ 2026 melalui kebijakan efisiensi anggaran akibat defisit dan berkurangnya dana tranfer dari pusat, namun alokasi anggaran belanja makanan dan minuman tamu ditahun anggaran 2026 justru masih berada diangka yang cukup fantastis.
Anggaran makanan dan minumanย tamu tersebutย tersebar dalam berbagai pos anggaran mulai dari belanja makan minum tamu Kepala Daerah (KDH), Wakil Kepalaย Daerah (WKDH), belanja makan minum sekretariat daerah (Setda) dan pada pos fasilitasi kunjungan tamu bagian Umum Setdakab.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pos anggaran makanan dan minuman tamu di bagian KDH tercatat sebagai salah satu yang paling โgemukโ yakni Rp. 1.309.800.000. Sedangkan untuk pos anggaran makan minum tamu di bagian rutin Setdakab dipatok senilai Rp. 1.040.000.000, atau hanya turun sekitar Rp. 20 juta di banding tahun 2025.
Sementara, belanja makanan dan minuman tamu pada pos anggaran WKDH, di anggarkan senilai Rp. 482.650.000, serta pada pos anggaran fasilitasi kunjungan tamu di bagian umum, alokasi belanja makan dan minum tamu di alokasikan senilai Rp. 248.640.000.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) makan dan minum tamu bagian rutin Setdakab, Musrsana, SM di konfirmasi menolak memberikan keterangan terkait alokasi anggaran untuk pemenuhan kebutuhan makan dan minum tamu tersebut, menurutnya hal tersebut sebaiknya di konfirmasikan langsung kepada Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Perlengkapan Setda.
โKalau soal anggaran belanja makan minum tamu ini saya no komen, saya ini punya atasan. Silahkan saja tanya ย ke Kabag Umum dan Perlengkapan,” singkat Mursana di konfirmasi beo07.co.id,ย beberapa waktu lalu. (23/2/2026).
Mantan Kabag Umum dan Perlengkapan Setdakab, Reno Adedo menyebut, memang terdapat anggaran makanan dan minuman tamu yang di alokasikan untuk menunjang kegiatan fasilitasi kunjungan tamu, anggaran itu di alokasikan untuk memenuhi kebutuhan selama satu tahun anggaran.
โUntuk di bagian Umum ini memang ada anggaran makanan dan minuman tamu, nilainya kalau tidak salah ada sekitar Rp. 200 juta lebih. Anggaran itu memenuhi kebutuhan fasilitasi kunjungan dalam satu tahun,” ungkap Reno Adedo kepada media ini.
Sedangkan untuk alokasi anggaran makanan dan minuman tamu di bagian rutin Setdakab, di akui Reno Adedo dirinya tidak tahu berapa anggaran yang dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan makan dan minum tamu tersebut.
โUntuk alokasi anggaran makanan dan minuman tamu di luar dari bidang Umum dan Perlengkapan saya tidak tahu menahu, mungkin ada baiknya hal itu di tanyakan langsung ke bidangnya masing โ masing,” demikian Reno Adedo. ( Zee )








