LEBONG, BEO07.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong Daerah Pemilihan (Dapil) I kembali menggelar reses penyerapan aspirasi masyarakat sebagai wadah penyambung lidah masyarakat. Dari agenda tersebut, aspirasi masyarakat di dominasi soal infrastruktur akibat bencana banjir beberapa waktu lampau.
โSemua hasil reses ini akan di sinkronkan dengan rencana pembangunan daerah, lalu menjadi bahan pertimbangan dalam program pembangunan tahun 2027,โ ujar Wakil Ketua I DPRD Lebong, Achmad Lutfi dalam menangkap aspirasi masyarakat.

Giat aspirasi yang di pusat di Kantor Kecamatan Tubei itu, dalam atensi aspirasi masyarakat minta ada percepatan pembangunan infrastruktur yang terkena dampak banjir. Salah satu lokus yang di maksud oleh masyarakat yaitu pembangunan irigasi di Kecamatan Uram Jaya berkaitan dengan hasil produksi pertanian sebagai pendongkrak perekonomian masyarakat.
โKalau irigasi tidak cepat ditangani, petani bisa tidak turun tanam,โ sampai Sarson.

Persoalan lainnya, masyarakat menyoroti persoalan air bersih juga menjadi perhatian yang kondisi intake PDAM Tirta Tebo Emas mengalami kerusakan pasca akibat banjir di nilai berpotensi memicu krisis air bersih jika tidak segera di tangani dengan cepat.

Anggota DPRD Lebong, Erlan Fajar Jaya, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai usulan strategis tersebut. Ia juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan banjir ke depan, salah satunya melalui normalisasi sungai di kawasan Ulau Dues, Desa Tunggang gerbang pembuangan ketika debit air sungai mengalami peningkatan.
โIni akan kami bahas bersama Dinas PUPR-Hub agar ke depan risiko banjir bisa diminimalisir,โ lenturnya. (***)






