Alasan kedua takut di “demo Mahasiswa, karena salah satu dari dua oknum pimpinan dewan itu disinyalir ada yang mengelola dapur MBG (Makan Bergizi Gratis),” karena ketakutan itu maka tidak hadir dalam sidang Paripurna 4 pengesahan anggaran RAPBD-Perubahan Kerinci 2026. Dalam analisa, mudah-mudahan keduanya tidak.
Untung saja Ketua (Pimpinan) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kerinci Irwandri, hadir dalam sidang tersebut. Jika sampai tiga pimpinan dewan tidak hadir otomatis hasil sidang Peripurna, tidak bisa di sahkan?.
Ini catatan serius bagi masyarakat Kerinci, untuk menuju Pemilu 2029, tinggal tiga tahun lagi, nah bagaimana kinerja dewan Kerinci, apakah pro rakyat atau masih mengutamakan kepentingan pribadi?
Mudah-mudahan ada perubahannya, dari 30 orang DPRD Kerinci, tentu satu atau dua orang ada “yang nakal?” masih ada kesempatan memperbaikinya, tandas sumber kompeten dari mantan DPRD Kerinci dua periode sebelumnya.


Rupanya, tidak saja batas rapat paripurna keduanya tidak datang, dalam perayaan kegiatan keagamaan acara maulid juga tidak hadir?.
Kian memperkuat banyak dugaan terhadap kedua oknum pimpinan DPRD Kerinci ini. Yang diduga hengkang semaunya. Soal maulid tergantung keyakinan masing-masing, dalam agama tidak boleh di paksakan?
DPRD Kerinci sesuai kebiasaan setiap tahunnya melaksanakan perayaan acara Maulid Nabi besar Muhammad SAW, tahun ini dirayakan 9 September 2026 keduanya juga tidak hadir, entah karena tak enak di sorot para Jurnalist, masyarakat dan sesama anggota DPRD Kerinci, entah ada alasan lainnya, hanya merekalah yang tahu???
Beberapa sumber kompeten mengungkapkan, kalau benar dalam keadaan sakit, bisa mengirimkan utasan dengan memberi kabar sakit dan bisa di buktikan dengan surat keterangan dari dokter. Sedangkan keduanya ada di Kerinci.
Kalau sudah bosan jadi wakil rakyat, lebih baik minta Pergantian Antar Waktu (PAW), guna menjaga nama baik partai politik yang membesarkan mereka dan menghantarkan mereka menjadi wakil rakyat Kerinci.
PAW, lebih baik jelas sumber dari pada absensi ketika rapat penting di lakukan dewan Kerinci.
Dijelaskan salah satu sumber inisial “Bg” ada tiga tugas pokok DPRD, maka menjadi penting hadir dalam rapat paripurna pengesahan anggaran, tugas pertama melakukan Legislasi, Penganggaran, dan Pengawasan, ketiganya penting dan strategis untuk melahirkan Peraturan Daerah (Perda) penggunaan anggaran APBD dan RAPBD-Perubahan dan pengesahannya untuk segera dibelanjakan Pemerintah Daerah, sesuai peruntukannya bagi kepentingan rakyat Kerinci, butuh pembengunan Kerinci kian meningkat dari sebelum-sebelumnya?.




