
Kali ini, pengasuh rubric Catatan yang terabaikan, Mencoba mengangkat masalah Cinta dan Kasih sayang, yang berpisah (bercerai) ditengah perjalanan dan perjuangan yang panjang tanpa batas, tetapkah abadi atau terhenti diperjalanan?.
Tulisan ini mohon maaf jauh dari lengkap alasan penyebab terjadinya perpisahan (perceraian), yang semula di tandai dengan โCinta nan agung, tanpa batas, sampai memutih rambut di kepala, cinta kita abadi, jadi pemandangan sakral anak dan cucuโ
Namun perjalanan itu, tak selalu โaman dan nyamanโ Jin, Setan dan Iblis dalam waktu 24 jam tanpa henti menggoda, berusaha menghancurkan โtembok cintaโ anak adam dan keturunannya sampai generasi kita saat ini.


Dengan nyanyian rindu, dalam diam dan sunyi muncullah wajah Wanita Idaman Lain (WIL), dengan tandingannya adanya Pria Idaman Lain (PIL), setan tanpa pernah mengalah, agar anak adam dan keturunannya hidup bercerai โ berai dan galau menjalani kehidupan ini?.
WIL dan PIL lahir dari banyak penyebab, โmelihat dengan rasa Cantik Nian sianu,โฆ..oh iya, gantengnya sianu punya jabatan dan uangโ dua unsur ini saling tarik menarik, setan sebagai musuh yang nyata bagi kita semua, terus melakukan provokasi, ini yang bagus kapan lagiโฆ.?
Akhirnya WIL jadi pilihan berikutnya, demikian PIL jadi pegangan kedua tempat pelindung, maka WIL dan PIL, salah satu penyebab utama perceraian, di atas cinta yang di gaungkan bersama ketika masih muda, hancur seketika. Tujuan Setan tercapai.
Bagi kita yang mayoritas mengakubertuhan Allah SWT, lupa mengingatnya dalam 1 X 24, ya allah-ya allah, ya rabbi, engkaulah pemilik kasih sayang dan cinta yang sejati, ucapkan cepat-cepat, Astaghfirullah, jauhkanlah hamba dari WIL dan PIL, hanya engkau pemilik cinta dan kasih sayang itu.
Janganlah cinta hamba terbagi ke lain hati, cukup takdir yang telah engkau berikan, engkau satukan hamba dan dia. Jangan ada lagi Wanita Idaman Lain dan Pria Idaman Lain (WIL & PIL), karena godaan setan adalah musuh yang nyata dan abadi. Terkecuali bagi hambamu yang ber-iman.
Atas kuasa dan izin engkau ya allah, aku wajib mengalahkannya. Astaghfirullah Hal Adzim, berilah aku kekuatan lahir dan bahtin, jauhkanlah hamba dari segala godaannya, aku sadar aku hanya debu (kecil) di sisi engkau ya allah, Allahuakbar (engkaulah yang maha besar), maha agung dan maha segalanya.
Demikian juga ya allah, krisis ekonomi yang mempengaruhi jalan hidup keluargaku dalam 24 jam tidak mencukupi secara normal, hamba kembali memanggil namamu yang agung ya allah-ya allah, dari penyatuan cinta yang engkau berikan dari muda, sampaikanlah, biar memutih rambut di kepala, sebagai saksi sakral anak dan cucu, cinta yang engkau berikan tetap abadi.
Hai kekasih dan cinta yang abadi, lepaslah aku pergi dan kembali mencari sesuap nasi dengan senyum mu, hari ini esok dan seterusnya sepanjang hayat di kandung badan, dan aku memohon redhoimu ya allah, aku terus belajar hidup jujur, untuk keluarga, tugas, jabatan dan profesi (pekerjaan), engkau telah janjikan โdunia akan mengejar orang jujurโ hamba ini, satu di antara hambamu yang ingin kembali padamu, dalam redhoimu ya allah.
Tidakkah perceraian mata rantai yang terputus, sekecil apapun ia akan meninggalkan duka dalam perjalan hidup kita. Disisi ekonomi berilah hamba jalan keluar yang terbaik, halal dan barokah.
Sehebat apapun dan sekeras apapun hamba bekerja, tanpa redhoimu ya allah tak mungkin hamba bangkit dari kemiskinan, dan kemelaratan.
Hanya pada engkau ya allah hamba berbhakti, dan kepada engkau ya allah tempat hamba memohon pertolongan, tiada yang lain.
Gesekan orang ketiga :ย Ternyata WIL dan PIL dan ekonomi fakta zahirnya bagian dari penyebab perceraian, (akibat perkawinan muda) karena berbarengan dengan nafsu, yang juga ciptaanmu yang sulit hamba taklukkan, (terkecuali ber-iman) dan munculnya gesekan dari pihak orang ketiga, yang memusuhi perdamaian, perceraian bisa terjadi seketika.
Gesekan itu bisa datang dari keluarga terdekat, atas godaan setan, jin dan iblis, (musuh yang nyata) di sertai WIL dan PIL serta krisis ekonomi, dengan segala kelemahan, hamba kembali padamu ya allah, berilah hamba kekuatan untuk melupakan segala bentuk gesekan itu, agar hamba aman kokoh dalam satu cinta dalam rumah tangga.
Dan satu tuhan hanya pada engkau ya allah, peluklah hamba mu yang lemah ini (berdosa/ dzolim) beri ampunan, dalam suka dan duka dimana ada aku di situ ada engkau.
Mohon Izin dan atas kuasa engkau ya allah, hamba hidup karena engkauhidupkan, dan berilah hamba rezeki yang halal dan barakoh, karena engkau Zat yang maha kaya, kapanpun bisa engkau adakan, dan kapanpun bisa engkau tiadakan.
Dengan memanggil dan mengucapkan bismillah, bismilah,โฆbismillah cintaku akan mengalahkan Jin, Setan dan Iblis, sesungguhnya Syaitan itu lemah karena hamba bersama engkau ya allah, Alhamdulila hirrabol alamin. ( *** ).




