Budaya Seni Sastra dan Hiburan
Beranda » Berita » 18 Finalis Pra Karantina Bujang Semulen 2026 RL, Siap Promosikan Seni Budaya & Wisata ke Dunia

18 Finalis Pra Karantina Bujang Semulen 2026 RL, Siap Promosikan Seni Budaya & Wisata ke Dunia

REJANG LEBONG, BEO07.CO.ID – Sebanyak 18 finalis Pra Karantina Bujang Semulen (Julen) 2026 Kabupaten Rejang Lebong (RL), Provinsi Bengkulu kembali di gelar. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, S.STP., M.Si, melalui Dinas Pariwisata secara resmi telah memulai tahapan awal pembinaan sebagai duta generasi muda atau duta wisata yang di harapkan mampu menjadi motor penggerak promosi seni, budaya, dan pariwisata daerah hingga di kenal di tingkat nasional maupun internasional.

Kegiatan pra karantina menjadi titik awal pembentukan karakter, wawasan, kepemimpinan, serta kemampuan para peserta dalam mengemban peran sebagai ikon generasi muda Rejang Lebong.

Para finalis mendapatkan pembekalan mengenai potensi daerah, adat istiadat, budaya, hingga destinasi wisata unggulan yang di miliki di bumi Pat Petulai sebagai julukkannya.

Melalui proses tersebut, mereka di harapkan mampu menjadi wajah daerah dalam memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata kepada masyarakat luas.

Salah satu finalis, M Rayhan Putra menyampaikan bahwa ajang Bujang Semulen bukan sekadar pemilihan putra-putri daerah, tetapi juga wadah untuk membangun motivasi generasi muda agar berani berkarya, melestarikan budaya, serta aktif mempromosikan potensi wisata Rejang Lebong.

“Kami ingin menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi pemuda-pemudi lainnya untuk mencintai budaya daerah sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi dan media digital dalam mengenalkan destinasi wisata Rejang Lebong hingga ke dunia,” ujar Rayhan berasal dari Kecamatan Curup Selatan kepada Beo07.co.id di sela kesibukannya mengikuti pra karantina saat di sambangi awak media ini di halaman Rumdin Bupati Rejang Lebong, 1 Agustus 2026 kemarin.

Sementara itu, finaslis Semulen berasal dari Kecamatan Sindang Kelingi, Gischa Amanda kepada wartawan mengatakan bujang semulen merupakan ajang strategis bagi pemuda – pemudi untuk tidak berdiam diri dalam pengembangkan potensi daerah, justru sebaliknya, ikut terlibat dalam pembangunan daerah bidang seni budaya dan wisata.

BACA JUGA :  Bahagia Dalam Lumpur

“Terutama promosikan seni, budaya dan destinasi wisata unggulan yang merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta dapat mendorong perekonomian masyarakat dan mengembangkan kearifan lokal,” tutur Gicha.

Sisi lain, menurut dia dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, 18 finalis masuk pra karantina Bujang Semulen 2026 ini, di harapkan mampu membawa citra positif Kabupaten Rejang Lebong di masa yang akan datang.

“Ini wadah kak, sekaligus memperkuat identitas daerah melalui pelestarian seni budaya dan promosi destinasi wisata dan melibatkan peran penting pemuda – pemudi dalam membangun daerah,” ulas dia.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan mengatakan bahwa ajang bergengsi tersebut di harapkan kepada 18 finalis untuk dapat menyiapkan diri dan mengasah kemampuan serta menggali potensi menuju persiapan penampilan di grand final nantinya.

“Harapan kita dengan tahap demi tahap yang di lalui anak – anak kita. Ini merupakan proses menggali potensi anak – anak Bujang Semulen. Maka itu, persiapan ini merupakan persiapan untuk malam grand final Bujang Semulen. Dan mudah – mudahan kesiapan ini bisa lebih baik dalam performa mereka di panggung pada waktu menampilkan potensi mereka,” pungkas dia saat di hubungi melalui pesan singkat Whatsapp, 2 Agustus 2026. (*/SB-+)

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement