Bengkulu Daerah
Beranda ยป Berita ยป Respon Soal Bencana Longsor, Pemkab Lebong Beli Alat Berat Backhoe Loader “Siap Tempur”

Respon Soal Bencana Longsor, Pemkab Lebong Beli Alat Berat Backhoe Loader “Siap Tempur”

LEBONG, BEO07.CO.ID – Upaya minimalisir dalam respon bencana alam di wilayah bumi Swarang Patang Stumang, Pemerintah Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu kali ini mengambil langkah strategis kesiapan siaga bencana membeli satu unit alat berat baru jenis backhoe loader.

Pembelian alat berat tersebut bertujuan akses mobilitas dalam penanganan bencana longsor saat menghadapi situasi darurat. Titik fokus di hadirkannya alat berat itu, meliputi wilayah Lebong Selatan dan Kecamatan Rimbo Pengadang), termasuk wilayah Kecamatan Topos, Kecamatan Lebong Atas hingga Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis.

“Pengadaan alat berat ini di lakukan melalui sistem e-katalog. Alat ini di nilai penting dalam penanganan tanggap darurat dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi penyelamatan dan rehabilitasi,” ungkap Plt. Kepala Dinas PUPR-Hub, Reko Heryanto, S.Sos, M.Si melalui Sekretaris Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong, Junaidi, S.Sos kepada wartawan.

Alat berat tersebut tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Lebong, samping itu juga dalam menetapan alat berat menunggu keputusan kepala daerah.

“Untuk dalam pengoperasian alat berat tersebut apakah Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong atau BPBD Kabupaten Lebong, kami menunggu pentunjuk pak Bupati, pada kami akan melaporkan terlebih dulu kepada pak Bupati, ketika alat berat ini sampai di Kabupaten Lebong,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Azhari menyampaikan bahwa di adakannya alat berat dengan tujuan untuk minimalisir terjadiย  bencana alam, mengingat wilayah Lebong salah satu daerah rawan bencana longsor.

“Dengan adanya alat berat jenis backhoe loader tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Kabupaten Lebong dalam menangani keadaan tanggap darurat saat terjadi bencana longsor. Sehingga dapat mempercepat bantuan kepada masyarakat. Bukannya kita mengharapkan adanya bencana, tetapi bencana tidak bisa kita prediksi dan bisa terjadi sewaktu-waktu,” lugasnya.

BACA JUGA :  Sejumlah Aktivis Gelar Aksi di Kejati Bengkulu, 5 Kasus Dugaan Korupsi Terkait Fisik Berada di Lebong

Mobilisasi dan eksekusi lapangan salah satu terobosan pemerintah daerah saat menghadapi bencana longsor serta mengikut serta alat berat tersebut turun kelapangan dalam bersih material laongsor. Dia juga menyebutkan kondisi geografis Lebong menuntut pemerintah untuk selalu selangkah lebih maju dalam mitigasi bencana.

With adanya alat berat jenis backhoe loader baru ini maka bisa langsung kita mobilisasi untuk penanganan bencana langsung ke lokasi. Dengan kondisi alam yang ada, maka pemerintah harus tanggap, supaya aktifitas masyarakat jangan sampai terganggu ketika bencana itu terjadi,” tutupnya. (*)

 

error: Content is protected !!
ร— Advertisement
ร— Advertisement