PEMATANGSIANTAR, BEO07.CO.ID – Patroli Keamanan Sekolah (PKS) merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler sekaligus organisasi pelajar di tingkat SMP dan SMA yang memiliki peran dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab serta kesadaran siswa terhadap keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Melihat pentingnya keberadaan PKS di lingkungan pendidikan, salah seorang alumni Patroli Keamanan Sekolah (PKS) Kota Pematangsiantar yang akrab disapa Alvin, mendorong para kepala sekolah di daerah tersebut untuk mendukung dan mengaktifkan kembali kegiatan PKS di setiap satuan pendidikan.
Menurut Alvin, kegiatan PKS perlu diberikan ruang dan dukungan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari pembinaan karakter pelajar, khususnya dalam hal disiplin dan keselamatan berlalu lintas.
“Peran dan harapan kami sebagai alumni PKS adalah mendorong pihak sekolah agar memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti latihan rutin PKS yang dibina bersama Satlantas Polres Pematangsiantar,” ujar Alvin, Kamis (17/9/2026).


Ia berharap para kepala sekolah tidak bersikap pasif, tetapi memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan serta ketertiban pelajar, terutama ketika berada di jalan raya.
Alvin juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang hingga saat ini masih aktif menjalankan kegiatan PKS. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan secara konsisten sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah lain yang belum mengaktifkan kembali organisasi tersebut.
PKS sendiri memiliki peran dalam membantu menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Para siswa yang tergabung dalam PKS mendapatkan pembinaan mengenai kedisiplinan, keselamatan berlalu lintas serta tanggung jawab sosial.
Adapun sejumlah tugas utama PKS antara lain:
- Membantu siswa dan pejalan kaki menyeberang jalan di depan sekolah.
- Membantu mengatur kelancaran arus lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah.
- Menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah.
- Membantu mengawasi serta mencegah berbagai tindakan negatif dan kenakalan remaja.
Selain itu, pembentukan PKS bertujuan menanamkan kesadaran hukum dan disiplin berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar.
Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melatih jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab serta kemandirian siswa. Dengan demikian, pelajar yang tergabung dalam PKS dapat menjadi mitra sekolah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib dan kondusif.
Alvin menilai keberadaan PKS bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memahami pentingnya disiplin, keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan sejak berada di bangku sekolah. (Syam)




