SUNGAI PENUH, BEO07.CO.ID — Berdasarkan pantauan Media dilapangan pada Sabtu (29/08/2026) Upaya memperkuat infrastruktur dasar dan memperluas akses air bersih bagi masyarakat terus dilakukan di Kota Sungai Penuh, Jambi. Salah satunya melalui pembangunan dan peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) 50 liter per detik untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kota Sungai Penuh.
Proyek tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan dibiayai menggunakan APBN 2026. Berdasarkan papan informasi pekerjaan di lokasi, nilai kontrak proyek mencapai Rp33.819.464.000 dengan masa pelaksanaan selama 210 hari kalender.
Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Bayu Surya Bakti Konstruksi, dengan konsultan pengawas PT Perancang Adhinusa dan CV Dakarajasa Konsultan KSO.
Perkuat Layanan Air Bersih


Peningkatan kapasitas IPA menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan SPAM Regional di Kota Sungai Penuh. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan dan mendukung kesinambungan pelayanan air minum kepada masyarakat.
Air bersih merupakan bagian dari kebutuhan dasar sekaligus salah satu indikator penting kualitas pelayanan publik. Karena itu, pembangunan infrastruktur SPAM dinilai memiliki dampak yang luas, mulai dari kesehatan masyarakat hingga mendukung aktivitas sosial dan ekonomi.
Keberadaan proyek tersebut juga menunjukkan adanya dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan infrastruktur dasar di daerah.
Anggaran Puluhan Miliar Harus Berbanding Lurus dengan Manfaat
Dengan nilai pekerjaan mencapai lebih dari Rp 33,8 miliar, pelaksanaan proyek tentu menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, serta target waktu yang telah ditetapkan.
Pengawasan juga menjadi bagian penting agar pembangunan yang menggunakan anggaran negara tersebut menghasilkan infrastruktur berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Jon Supandi salah satu masyarakat kota sungai penuh yang berhasil ditemui pada Sabtu (29/08/2026) berharap peningkatan IPA tersebut tidak hanya menyelesaikan pekerjaan secara fisik, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan cakupan dan kualitas pelayanan air minum.
“Harapan kita sebagai masyarakat tentunya proyek SPAM ini tidak semata diukur dari rampungnya konstruksi, tetapi dari sejauh mana infrastruktur tersebut mampu menghadirkan akses air bersih yang aman, berkelanjutan, dan terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pembangunan SPAM Regional ini pun diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat infrastruktur dasar dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Sungai Penuh. (JEMI)




