HABISKAN DANA, PANTASTIS Rp. 20.164.663.000“
PT PRIMA PEMBANGUNAN KERINCI, DISEBUT TERBAIK SELAMA INI?
Seharusnya Tunjukan Kualitas Kerjanya!

KERINCI, BEO07.CO.ID – Pengantar – Datangnya bencana tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi, hanya ramalan BMKG yang mengabarkan adanya hujan deras, bisa berdampak menerjang kawasan rawan longsor, dan menimbulkan bencana longsor, banjir dan lain sebagainya?.
Seharusnya, ketika Pemerintah mengucurkan dana perbaikannya, selain bisa digunakan secara efesien (hemat), bagi rekanan yang mengerjakannya, bukan tidak boleh mencari untung, tapi pertimbangan teknis dan pengawasan maksimal dalam penegrjaan pada titik rawan, harus mematuhi petunjuk teknis, agar hasilnya berkualitas, minimal bisa umur rencana bangunan dapat diterapkan, menuju azas manfaat (bertahan lama), dan tidak sebaliknya asal jadi?


Dana yang dikucurkan Pemerintah, cukup pantastis T.A. 2026 sumber Anggaran Pendapatan dan Balanja Negara (APBN) Rp. 20.164.663.000,-kualitas fisik yang sudah dikerjakan Perlu diperbaiki, agar bisa memberikan azasmanfaat, jangka panjang, diluar dihajar bencana lagi.
Kini pekerjaan perbaikan jalan akibat longsor lokasi Desa Lubuk Nagodang daerah CV Jaya arah ke Siulak Deras-terus ke Liter W keperbatasan Kabupaten Solok Selatan, Sumbar perlu perbaikan maksimal, tidak asal jadi.

Dengan kondisi yang baru saja dikerjakan bangunan tembok Penahan Pelapis Tebing pengaman Drainace sudah banyak yang retak, jadi sorotan masyarakat. Akankah bertahan lama?
Rekanan pemborong, PT. PRIMA PEMBANGUNAN KERINCI, selain cari untung perlu menerapkan rasa tanggungjawab sebagai palaku pembangunan pelaksanaan pekerjaan secara fisik di lapangan. Jurnalaist Muhammad Marhaen SIB, dari Mediaonline Beo07.co.id, melaporkan.
Patut diduga pada titik-titik pembangunan Draine dengan tembok Pengamanannya menjadi sorotan masyarakat, banyak bangunan lamanya tidak dibongkar dengan baik, guna memastikan dilakukan pemadatan secara teknis.
Disinilah peran pengawasan harus di terapkan, tidak bisa dikurangi, pemadatan harus bersifat normaltip, tujuanya dapat memberikan azasmanfaat sesuai umur rencana bangunan, tidak asal dinyatakan selesai?. Sebagaimana dipantau dalam kegiatan Invetigasi Reporting Wartawan Beo07.co.id, 29 Agustus 2026 lalu. Jalan yang longsor dan diperbaiki ini vital jalan Nasional yang menghubungan antar Propinsi, Jambi – Sumatera Barat.

Titik, pekerjaan dalam wilayah Kecamatan Siulak, di Desa Lubuk Nagodang, kawasan CV JAYA (Sebutan lainnya bagi masyarakat kerinci) lebih kurang dengan panjang 300 Meter pembagunan jalan Nasional RABAT BETHON, TEMBOK PENAHAN TEBING, DAN DRAINASE (Saluran Pembuang Air) pada titik ini diduga dikerjakan asal jadi.
Seperti antara dinding drainase dengan tembok penahan diduga tidak dipadati dengan baik secara tehnis, maka bibir drainase baru selesai dikerjakan sudah retak dan pecah pecah (lihat fhoto) 29/8/2026.
Bagian lain yang menjadi catatan Beo07.co.id Pada titik pekerjaan tembok penahan, Rt 1 Kelurahan Siulak Deras TEMBOK PENAHAN, yang baru dipasang diatas pondasi tembok yang lama.
Hal ini sangat diragukan daya tahan (kekuatannya) sedangkan pada titik ini, sangatlah rawan longsor dan banjir dari salah satu anak sungai diatas bukit kelurahan Siulak Deras. Yang melintasi jalan Nasional.
Sementara itu, pak YA (64). Warga Siulak Deras (29/8/2026) kami sangat bersyukur dengan adanya penanganan longsor dari pemerintah, karena kalau musim hujan tiba warga disini sangat terancam, sungainya memang kecil tapi kalau mengamuk material Pasir, Koral, Batu menumpuk diatas badan jalan nasional menuju Sumatera Barat.
Dampaknya sangat mengganggu kelancaran lalulintas antar daerah, sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Dikatakan YA, siapapun yang mendapatkan pekerjaan jalan ini penanganan longsor, kami sebagai warga sangatlah mendukung, tapi bekerjalah sesuai dengana petunjuk, masa ada pasangan tembok penahan yang lama tidak dibongkar, apakah sesuai dengan gambar atau tidak, maka pengawaslah tahu, ujarnya.
Ditambah, YA, gorong – gorong yang ada, dirt1, harus diangkat ke posisi yang lebih, tinggi. Agar aliran air yang lewat lancar dan material tidak menumpuk didalam gorong gorong seperti saat di chek sekarang ini (29/8/26).

Jauh diterangkan, YA harapan kami gunakanlah anggaran sebaik-baiknya agar tercapai azas manfaat, satu kali ditangani bisa selesai persoalan, yang keluhkan masyarakat. Ujarnya.
Ditempat terpisah, (29/8/26) salah satu konsultan pengawas dilapangan diminta keterangannya oleh awak media ini memberi keterangan, jika ada item pekerjaan yang rusak, akan diperbaiki dimasa pemeliharaan. Tidak akan dibiarkan, janjinya. Benarkah,….kita tunggu perkembangan selanjutnya?
Masih penjelasan konsultan, kami tdk bisa memberi banyak keterangan kalau perlu konfirmasi kan. dg PPK dijambi didesak seputar pasangan tembok penahan yg tdk dibongkar (lama)konsultan menambahkan penjelasannya terganggu pasangan Pipa Air bersih, yang melintas jalan Nasional. Maka ada bangunan lama tidak dibongkar, seharusnya di bongkar. Kita juga menjaga bangunan lainnya, agar sama-sama aman.
Catatan Redaksi : Kenapa perlunya hasil pekerjaan berkualitas?
Pertama tidak setiap tahun anggaran tersedia, dalam keadaan cukup.
Kedua, banyak keperluan lainnya yang harus ditanggulangi pemerintah.
Tiga jangan sampai kerusakannya kembali, tanpa bencana tiba-tiba longsor dan ambruk?.
Keempat Umur rencana bangunan yang ditanda tangani kedua belah pihak, bila teknis rencana umur bangunan bisa sampai 5 dan 10 tahun.

Dan ke 5 (Lima), memberikan azasmanfaat bagi kepentingan masyarakat luas, sebagai pendukung dan penggerak ekonomi masyarakat dalam daerah dan antar propinsi. ( *** )
Laporan Tim : Wartawan Beo07.co.id/ Muhammad Marhaen, SIB.
Penulis/ Editor & Penanggungjawab: Gafar Uyub Depati Intan.




