Bengkulu Daerah
Beranda ยป Berita ยป Pelaksanaan Pendaftar SPMB – SMA Secara Online di Provinsi Bengkulu “Amburadul”

Pelaksanaan Pendaftar SPMB – SMA Secara Online di Provinsi Bengkulu “Amburadul”

Akses jaringan pendaftaran secara online SPMB - tingkat SMP diduga mengalami gangguan, Pendaftaran terpaksa di lakukan secara manual. Dok

BENGKULU, BEO07.CO.ID – Pelaksanaan pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA) atau Kejuruan (SMK) Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Bengkulu harus menelan kecewaan. Pasalnya, terjadi dugaan gangguan pada sistem pendaftaran online yang di laporkan terjadi sejak kemarin, hingga kini menimbulkan keluhkan sejumlah masyarakat saat masa pendaftaran sedang berlangsung.

Patut di duga salah satu penyebabnya, perencanaan persiapkan yang tidak matang setelah sistem pendaftaran online mengalami gangguan dan sulit di akses oleh masyarakat. Gangguan tersebut menyebabkan calon peserta didik dan orang tua kesulitan melakukan proses pendaftaran hingga berakhir mendaftar secara manual.

“Kita kecewa pak dari pagi sampai sore tidak bisa di akses, bagaimana untuk anak – anak di daerah harus mengambil rekomendasi Dikbud kabupaten terlebih dahulu, tentu mereka harus ke balik ke daerahnya masing – masing pak dengan biaya operasional lebih mahal,” ujar Ibu Ita kepada wartawan, Rabu (3/6).

Artinya, menurut Ibu Ita menilai bahwa pihak Dikbud Provinsi Bengkulu tidak serius memperhatikan kebutuhan strategis dunia pendidikan hingga di duga di sebabkan oleh kurang kematangan perencanaan dan persiapan teknis sebelum pelaksanaan pendaftaran di buka. Selain itu, kemungkinan tingginya jumlah akses pengguna secara bersamaan di duga membuat server tidak mampu menampung beban trafik yang masuk.

“Kita menilai pak Dikbud Provinsi Bengkulu tidak memiliki persiapan yang matang untuk melakukan penerimaan siswa secara online, sejak dari kemaren Ling mengalami eror sampai saat ini. Akibatnya, penerimaan siswa di lakukan secara manual di kantor Dikbud provinsi. Yang lebih mengecewakan lagi penerimaan ini di lakukan secara manual,” ungkap dia.

Akibat sistem pendaftaran online tidak bisa di akses secara normal dapat menimbulkan atau berpotensi terjadinya indikasi pungutan liar (pungli). Hal ini bertolak balik dengan tujuan awal, terciptanya iklim yang bersih, transparan, efisiensi waktu dan mudah di akses cepat. Namun fakta lapang bicara lain pendaftaran SPMB di Provinsi Bengkulu akhirnya di laksanakan secara manual.

BACA JUGA :  Media Cetak di Era Digital: Menghadapi Tantangan di Dunia yang Semakin Online

Media ini telah berupaya hubungi Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu hingga Sekretaris – nya, namun belum berhasil di mintai keterangan resminya, sampai pemberitaan ini di turunkan. (AS)

 

error: Content is protected !!
ร— Advertisement
ร— Advertisement