KERINCI, BEO07.CO.ID – 4 September 2026, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Sungai Batu Gantih dan Desa Sungai Batu Gantih Hilir, Kabupaten Kerinci, mengalami kerusakan. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi air PAM ke rumah-rumah masyarakat di kedua desa tidak berjalan lancar.
Sejumlah warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap sarana dan jaringan SPAM agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi.

Warga Usulkan Perbaikan Sumber Air


Menurut keterangan salah seorang masyarakat Sungai Batu Gantih Mudik, Rapi, yang dikenal dengan sebutan Laki Rambut, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah memasang geronjong di lokasi SPAM Sungai Batu Gantih Mudik.
Menurut Rapi, sumber air sungai di lokasi tersebut relatif tersedia karena aliran sungai tetap berjalan dan tidak mengalami kekeringan. Dengan perbaikan pada sistem pengambilan dan jaringan air. “Masyarakat berharap distribusi air ke kedua desa dapat kembali lancar,” ujar dia.

Sementara itu, seorang warga Sungai Batu Gantih Hilir yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, sekitar empat bulan lalu, Demi dan Udin, warga Sungai Batu Gantih yang disebut sebagai mitra kerja PU untuk wilayah Sungai Batu Gantih Hilir, turut membantu menjaga pengelolaan air.
“Ketika pengelolaan masih dibantu Demi dan Udin, aliran air ke masyarakat masih relatif lancar,” ungkap sumber.
Namun, setelah pengelolaan air diserahkan kepada Kepala Desa Sungai Batu Gantih Hilir, warga mulai banyak mengeluhkan distribusi air yang tidak lagi lancar.
Warga Terpaksa Mengambil Air dari Sungai
Akibat terganggunya distribusi air PAM, sebagian masyarakat terpaksa mencari sumber air alternatif.
“Warga menggunakan selang untuk mengambil air dari anak-anak sungai. Bahkan, dalam kondisi tertentu, sebagian warga terpaksa menampung air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk minum dan mandi,” beber sumber.
Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian karena air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
Hasil Investigasi di Lokasi SPAM
Berdasarkan hasil investigasi wartawan Beo07.co.id pada 9 Juli 2026 lalu sekitar pukul 09.00 WIB di lokasi SPAM Sungai Batu Gantih Mudik, ditemukan sejumlah pipa yang mengalami kerusakan.
Wartawan juga meminta keterangan dari sejumlah masyarakat di Desa Sungai Batu Gantih dan Sungai Batu Gantih Hilir. Beberapa warga yang memberikan keterangan antara lain Mikarsum, Jaida, Sida Rama, Sunarati, Darmani, Diana, Darani, Hasri, Soni, Muner, Alam, Sapri, serta sejumlah masyarakat lainnya.
Keterangan warga tersebut menjadi bagian dari informasi lapangan terkait kondisi distribusi air dan sarana SPAM di wilayah tersebut.
Penjelasan Dinas PUPR Kabupaten Kerinci
Sementara itu, Adi Rosal dari Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, saat dikonfirmasi media pada 4 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, menjelaskan bahwa pekerjaan terkait limbah, bak SPAM, dan sistem penyediaan air minum telah dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Kerinci semaksimal mungkin.
Namun, terkait persoalan distribusi air apakah mengalir atau tidak sampai ke rumah masyarakat, menurut Adi Rosal, hal tersebut menjadi tanggung jawab Kepala Desa Sungai Batu Gantih dan Kepala Desa Sungai Batu Gantih Hilir.

Masyarakat Berharap Segera Ada Perbaikan
Masyarakat Desa Sungai Batu Gantih dan Desa Sungai Batu Gantih Hilir berharap persoalan SPAM segera mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pihak terkait.
Air bersih sangat dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, seperti minum, mandi, mencuci pakaian, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Masyarakat berharap pemerintah desa bersama Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dapat melakukan koordinasi dan mencari solusi terhadap kerusakan jaringan maupun persoalan pengelolaan SPAM, sehingga distribusi air ke rumah-rumah warga dapat kembali berjalan normal.
Persoalan ini juga menjadi pengingat bahwa penyediaan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat perlu mendapat perhatian dan pengelolaan yang berkelanjutan agar manfaat fasilitas SPAM benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
(Rugandi / Beo07.co.id)




