Daerah Jambi
Beranda » Berita » Speaker Aktif di Sekretariat Wartawan & LSM Sungai Penuh Digondol Maling, Keamanan Kincay Plaza Kembali Dikeluhkan

Speaker Aktif di Sekretariat Wartawan & LSM Sungai Penuh Digondol Maling, Keamanan Kincay Plaza Kembali Dikeluhkan

SUNGAI PENUH, BEO07.CO.ID – Kasus pencurian kembali terjadi di kawasan Kincay Plaza, Kota Sungai Penuh, Jambi. Kali ini, sebuah unit speaker aktif milik Sekretariat Bersama Wartawan dan LSM yang berada di lantai dua gedung tersebut dilaporkan raib digondol maling. Insiden ini tak hanya merugikan pengguna sekretariat, tetapi juga kembali menyorot lemahnya sistem keamanan di pusat perbelanjaan tersebut.

Aparat kepolisian setempat langsung merespons insiden tersebut. Kapolpos sekaligus Bhabinkamtibmas, Aipda Firman, turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa kondisi pintu dan lingkungan sekitar sekretariat.

Aipda Firman mengungkapkan bahwa maraknya kasus kehilangan di Kincay Plaza merupakan masalah lama yang kerap dikeluhkan.

“Kalau kehilangan di Kincay Plaza ini sudah sering dialami,” tegas Aipda Firman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Pengadaan CCTV Tak Kunjung Terealisasi

Lemahnya pengawasan di Kincay Plaza sebenarnya sempat mendapat perhatian serius dari pejabat daerah. Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, sebelumnya pernah menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut. Dalam sidak itu, Hardizal secara tegas meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sungai Penuh untuk segera memasang kamera pengawas (CCTV).

Namun hingga kasus pencurian ini kembali terulang, fasilitas CCTV yang dijanjikan tak kunjung terpasang. Ketiadaan kamera pengawas membuat pengawasan area gedung menjadi sangat terbatas dan menyulitkan petugas dalam melacak pelaku kejahatan.

Modus Pelaku : Lubang Kunci Dioles Lem dan Pintu Didesak

Wartawan setempat, Jimmy, membeberkan sejumlah kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa akses kunci sekretariat sebenarnya sudah beberapa kali digantikan karena adanya tindakan pengeleman pada lubang kunci. Fisik pintu sekretariat tersebut diduga kuat dimanipulasi oleh pelaku.

BACA JUGA :  Gelar Coffe Morning, Pemkab Lebong Akan Fokuskan CSR Untuk Pengelolaan Sampah & Limbah

– Lubang Gembok Dirusak: Lubang gembok ditemukan dalam kondisi tersumbat lem sehingga tidak bisa dibuka dengan kunci normal.

– Celah Pintu Longgar: Pintu rolling door berbahan kayu memiliki celah yang terlampau renggang.

“Kalau dari analisa saya, pintu rolling yang terbuat dari kayu jaraknya kurang rapat sehingga masih bisa digeser,” ungkap Jimmy.

Pengelola dan Disperindag Masih Bungkam

Kejadian ini memicu desakan kuat dari para penghuni sekretariat serta masyarakat pengagum Kincay Plaza agar pengelola gedung dan instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memperketat keamanan, khususnya mempercepat pengadaan CCTV.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Kincay Plaza maupun Dinas Perindag Kota Sungai Penuh belum memberikan statement atau keterangan resmi terkait belum terpasangnya fasilitas CCTV dan evaluasi sistem keamanan di kawasan tersebut. (Tim)

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement