“ANALISIS ISRAEL SANGAT BIADAB, TINJAUAN?”
Kejahatan Israel dengan pasukannya IDFnya yang telah meluluh lantakan Gaza, Tepi barat, Palestina dan ingin mendirikan Negara Irael raya, dengan menyerang Libanon serta menyerang Iran bersama AS membuat Negara di Timur Tengah kacau balau, dan dikutuk dunia, haruskah Israel lenyap dimuka bumi? Pertanyaan ini, belum terjawab karena kekejamannya berdasarkan analisis dan penjelasan Pers Aljazerra Timur Tengah, dalam dan luar negeri tindakan Israel tidak dapat lagi ditoleris, harus dilenyapkan dari muka bumi ini.
Israel, dengan senjata canggih mereka secara umum, menyerang anak-anak, perempuan, lanjut usia di rumah dan cam pengungsi yang jumlah korbannya sudah ratusan ribu orang, telah di bunuh IDF (tentara) Yahudi Israel, yang kejam dan sadis itu, dengan melakukan bom bardir dari udara dibawah perintah Pemerintahan Perdana Menteri Netanyahu,yang kejam, dan bertindak semaunya dengan cara biadab. Sudah seharusnya Israel di hapus dari muka bumi. Tidak perlu lagi ada Israel dengan Yahudi yang kejam, menghabisi orang tak berdosa.
Langkah penghancuran Israel, harus segera dilakukan Iran bersama froksi-froksinya, Hamas, Hisbullah (Libanon), Hauthi (Yaman) gerakan Islam Irak, jika Islam kompak Israel, lenyap dari muka bumi ini sudah waktunya rezim kejahatan Yahudi ditamatkan dari muka bumi ini.
Nyawa dibalas Nyawa, bangsa Yahudi yang kekejamannya mengakar sejak tahun 1958 berdirinya Negara Israel dengan dukungan Amerika sampai sekarang, hari ini Senin, 17 Agustus 2026, saat naskah OPINI Perjuangan, ini ditulis.


Mengutif sejumlah media luar negeri, terutama Aljazerra BCC London, dan sejumlah Pers terkemuka, yang menggambarkan kekejaman Israel terhadap, anak=anak, perempuan dan lanjut usia warga Gaza, Tepi Barat, dan Palestina secara keseluruhan sejak tahun 1948, siapapun Perdana Menterinya telah membunuh warga Palestina sampai era tersadis Perdana Menteri Israel Netanyahu (sekrang), ada yang menyebutnya Setan gila dan hilang control.
Jika masyarakat Islam kompak, dalam hitungan hari Israel, harus dikuburkan dan lenyap dari muka bumi ini. Tak perlu lagi mempertimbangkan HAM (Hak Asasi Manusia), karena Israel yang pertama menghancurkan HAM di Tanah Palestina.
Untuk melumatkan Israel dari muka bumi ini, Iran yang tak diragukan lagi kekuatannya dengan ribuan Dron Canggihnya harus kita dukung hancurkan Israel. Israel, telah membuktikan Kejahatannya dengan membunuh para Pemimpin Iran Ayatullah Ali Humeini, Ayah dari Majtaba Ali Khumeini dan pemimpin Iran lainnya, dan membunuh sejumlah Pemimpin Palestina,dan sejumlah tokoh lainnya.
Untuk melenyapkan Israel, memang harus membangun kekuatan baru (koalisi) bersama Turki, Pakistan, dan Arab Saudi dan harus mengenyampingkan ada perbedaan pendapat, dan harus kompak melenyapkan Israel, tanpa ampun.
Israel, sudah tidak bisa lagi di kutuk lewat Caci maki dan demo, harus di habisi secara fisik.
Dan negara lainnya yang cinta damai dan anti penjajahan wajib mendukung Kemerdekaan Palestina, dengan menghancurkan Israel, dengan Pasukan Gabungan yang telah di bangun Teheran, bersama froksi-froksinya, segeralah hancurkan Israel jadi abu, dan bentuk secepat mungkin Perundang-undangan Kemerdekaan Palestina, yang berdaulat ditanahnya sendiri.
Israel harus dimusnahkan, karena kejahatannya melakukan pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa, anak-anak, perempuan dan lansia (lanjut usia), kehilangan hak hidup untuk selamanya.
Sejak berdiri tahun 1948 sudah ratusan ribu jiwa orang Palestina yang di bunuh tentara Israel.
Dan disiksa di penjara Israel berpuluh-puluh tahun lamanya. Dan tak sedikit yang mati dalam tahanan karena penyiksaan secara fisik.
Memang secara fisik kita tidak melihat langsung peristiwanya, tapi siaran Pers dunia dapat di percaya banyaknya anak-anak, perempuan dan lansia di bunuh IDF, di balik jeruji tahanan di Israel.
Dengan kompaknya koalisi yang dibangun dalam waktu singkat Israel akan jadi abu, tidak harus berperang panjang, musnahkan Israek dengan IDFnya. Ini analisis penulis, mengutif keterangan media luar negeri, termasuk Arabsaudi.com.
Dan Palestina harus segara di Praoklamasikan Kemerdekaannya, berdiri, berdaulat dengan Pemerintahan sendiri. Dan bagi kaum Yahudi (Masyarakat Israel) yang tersisa harus diberi tempat dan waktu menjadi warga Negara, dan tidak boleh duduk di pemerintahan, sampai dunia kiamat.
Karena Israel dengan Yahudinya, tidak boleh lagi berdiri dalam bentuk Negara. Mana ada Setan dan Iblis yang tobat, sampai hari akhir atau Kiamat.
Dan keturunannya yang tersisa tidak boleh jadi tentara (militer) mereka hanya di beri tempat dan waktu untuk hidup, secara damai dan berdampingan di manapun.
Mereka hanya boleh hidup dan usaha, tidak boleh duduk di pemerintahan di Palestina Merdeka. Mana ada Setan, Iblis yang tobat dan sadar akan perbuatannya.
Sepotong do,a untuk saudara-saudaraku yang ditindas Israel (Yahudi) ditanah Palestina, yang dibantai Israel sejak tahun 1948.
Perbuatan Jin, Setan, Iblis dan tangan-tangan Jahil anak manusia yang melakukan pembunuhan terhadap orang, anak-anak, perempuan, dan lanjut usia di Gaza, Tepi Barat, dan Pelestina keseluruhan, atas Izin, Kuasa Allah, kejahatan dan balasan kembali padanya. ( *** ).
Penulis / Editor & Penanggungjawab : Gafar Uyub Depati Intan, hamba Allah yang lemah. Ketua DPD-KWRI Propinsi Bengkulu, Pengamat masalah Kemiskinan Pedesaan, yang juga Pemimpin Redaksi Mediaonline Beo07.co.id, tinggal di Kota Curup, Bengkulu.




