Opini Perjuangan
Beranda ยป Berita ยป SEKWAN, JONDRI ALI BERTANYA : Bagaimana Menangani Sampah, Wartawan Jangan Kritik saja ? –

SEKWAN, JONDRI ALI BERTANYA : Bagaimana Menangani Sampah, Wartawan Jangan Kritik saja ? –

Ilustrasi

Ini sebuah pertanyaan yang baik, datang dari Jondri Ali, Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Kerinci, Jambi, yang menghubungi penulis, sekitar pkl ย 22. 22 Wib Kamis malam Jum,at ( 21 Agustus 2026 ) pertanyaan diatas โ€œbagaimana menangani sampah, Wartawan jangan mengkritik saja?โ€

Apa jalan keluar (solusi) ?ย  Pertanyaan ini dinilai luar biasa, dan sangat di senangani penulis, baik sebagai pribadi, wartawan, dan warga Negara, maka harus dijawab.

Berikut petikan jawabannya :

  1. Dimulailah dari diri sendiri, keluarga, lingkungan rumah sendiri, dan batas dengan tetangga harus bersih. Dan mengajak mereka kerjasama melakukan kebersihan untuk tetangga dan lingkungan sekitarnya.
  2. Membangun kesadaran masyarakat dimulai dari setiap kepala keluarga (kk), di tempat tinggal masing-masing.
  3. Mencanangkan pada masyarakat Kerinci hidup bersih, pertama untuk diri sendiri, keluarga dan lingkungan terdekat (tetangga), hidup bersih.
  4. Menggerakan Desa bersih yang dipimpin Kepala Desa (Kades) masing-masing desa se Kabupaten Kerinci, berdasarkan data ada 285 desa di tambah 2 kelurahan berarti berjumlah 287 desa dan kelurahan di Kabupaten Kerinci.
  5. Camat, di masing-masing kecamatan harus bersama kepala desa melakukan pengawasan dan turun langsung ke desa dan kelurahan, tidak jadi penonton, atau cerita diatas kertas?.
  6. Dalam kegiatan kebersihan yang di pimpin kepala desa itu, jadwalkan dalam kegiatan Jum,at bersih artinya setiap hari Jum’at turun bersama membersihkan masing-masing desa.
  7. DPRD Kerinci harus turun tangan langsung setiap Jum,at bersih sesuai Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, DPRD harus menunjukan kerja bhakti bersama rakyat didaerah pemilihannya masing-masing, tidak boleh berpangku tangan, dia harus hadir bersama dan untuk rakyat Kerinci di dapilnya masing-masing.
  8. Dan Dinas Lingkungan Hidup yang menangani termasuk Kebersihan, harus menurunkan secara serentak karyawan / karyawati, di bagi di kecamatan masing-masing turun langsung bersama Kades, DPRD, dan Dinas Lingkungan Hidup.
  9. Dan pemimpin tertinggi daerah Kabupaten Kerinci, Bupati / Kepala Daerah bersama Sekda (Sekretaris Daerah), para Asisten, Staf, kepala bidang, kepala bagian, wajib ikut kerja Jum,at bersih se Kabupaten Kerinci. Tidak ada yang jadi penonton.
  10. Tokoh Adat, Agama, Masyarakat, Para Buya (Ustadz), Pemuda, dan harus di pantau/ diawasi oleh aparat Kepolisian melalui Polsek masing-masing, Koramil wilayah tugas masing-masing, ikut dalam memantau kegiatan, karena kebersihan untuk kita bersama. Karena sumber sampahnya juga dari rumah tangga, rumah makan, dinas dan instansi pemerintah, tempat hiburan (cafee) dllnya.
  11. Wartawan (Jurnalist), para LSM, dan aktivis lainnya, juga harus turun dalam kegiatan Jum,at bersih dan lihat langsung kegiatan kebersihan, sampaikan informasi yang benar dan jangan asal menulis guna menjawab keluhan masyarakat ?
  12. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) wajib turun langsung pada acara kegiatan Jum,at bersih, karena tugasnya melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda (Peraturan ย Daerah) Kabupaten Kerinci.
  13. Berdasarkan informasi di terima penulis OPINI Perjuangan, dari Sekwan DPRD Kerinci, bahwa Bupati Kerinci telah membeli truck angkutan sampah, berararti tekad bupati Kerinci menginginkan masyarakat hidup bersih, harus kita sambut bersama. Agar asset angkutan yang mahal ituย dirawat digunakan sesuai peruntukannya.
BACA JUGA :  Vonis Ringan Ijon Proyek, Bupati & Mantan Kadis PUPRPKP Berharap Lebih Ringan Lagi?

Agar ditata dan dirawat penggunaan, sehingga penanggulangan sampah yang selama ini menjadi persoalan yang krusial di tengah masyarakat Kerinci. Untuk mengatasi sampah, selain di mulai dari diri sendiri, kesadaran masyarakat, kesadaran menggerakan Jum,at bersih dan membangun kesadaran bersama antaramasyarakat Kerinci, Pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, sama kita sadari bahwa sampah (kotoran) salah satu sumber penyakit.

Kekuatan kehidupan di tenghah masyarakat salah satunya hidup bersih dan sehat. Ada empat kekuatan masyarakat antara lain.

ย 

  1. Makan yang cukup (tiga kali sehari) di tambah gizi sesuai kebiasaan, berarti ekonomi masyarakat kian membaik.
  1. Sehat (hidup bersih). Poin 2, ini yang kita inginkan bersama untuk mewujudkan masyarakat Kerinci yang bersih, sehat, maka harus kita jawab dengan kerja keras, dimulai dari diri sendiri, lingkungan sendiri (rumah), dan tetangga. Dan bersama menggerakan Jum,at bersih seluruh desa/ kelurahan se Kabupaten Kerinci.
  1. Tidak buta hurup (berpendidikan) untuk semua lapisan, miskin, kaya mendapat kesempatan yang sama, bersekolah.
  1. Ber-Agama yang baik, sesuai keyakinan masing-masing, hidup berdampingan, damai satu dengan lainnya.

Merawat, menjaga kerukunan umat beragama yang sudah berjalan baik selama ini.

Mari kita perjuangkan bersama poin dua (2) Kebersihan dan kesehatan. Jangan ada lagi saling menyalahkan satu dengan lainnya. Soal sampah tanggungjawab kita bersama, bukan berarti Dinas Lingkungan Hidup melepaskan โ€œrasa tanggungjawabnyaโ€ karena sumber sampah dari kita semua. ( *** ) โ€“

Penulis/ Editor dan penanggungjawab : Ketua DPD-KWRI Prop.Bengkulu, Putra daerah Asal Kerinci, Pengamat masalah Kemiskinan Pedesaan, yang juga Pemimpin Redaksi Beo07.co.id. Tinggal di Kota Curup, Rejang Lebong.

error: Content is protected !!
ร— Advertisement
ร— Advertisement