Opini Perjuangan

Wartawan Belajarlah Dari Tugas Kesulitan

Ilustrasi

Berpuluh-puluh godaan : Penulis OPINI Perjuangan ini, sudah lebih kurang 38 tahun penuh menekuni profesi Wartawan (Jurnalist), memang sangat banyak godaannya, apa lagi meliput kasus oknum pejabat teras (penting) pembuat kebijakan didaerah, kabupaten/ kota dan propinsi, dan kasus oknum pejabat korup dengan selingkuhannya, godaannya antara lain, โ€œUang dan uang, kedua di ciptakan oleh pelaku keramahan dan baik, ketiga hiburan yang menggiurkan, dan keempat dijebak dengan hadiah?โ€ย 

Bila empat cara diatas tidak lumpuh, maka bentuk permainanya diganti dengan cara-cara yang tidak wajar.

Pertama teror via telephone, ancaman terhadap anak dan keluarga Wartawan, juga tidak mempan ancaman fisik, bahkan ada yang berakhir kematian.ย 

Maka wartawan professional, โ€œtakut jangan, waspada harusโ€ dan selalu berfikir dan bekerja positif untuk kebenaran.ย 

Ingat, jangan lupa dengan tuhanmu yang maha esa, bagi umat muslim (Allah-allah, dialah allah yang ahad (tunggal), memintalah perlindungan padanya.ย 

Tiada yang lain, jika harus berakhir buruk, berarti takdir dan kodratnya allah.ย 

Katakanlah hanya engkaulah yang maha kuasa, agung atas segalanya.

Hamba yakin, ada dan tiada, (berakhir atau tegak lurus) hanya karena engkau ya allah. Bismillah-bismillah-bismillah-bismillah.

Wartawan professional, secara teori dilindungi UUD 1945 Pasal 28 F, dan UU No40 tahun 1999 tentang Pers, itu benar adanya. Itulah fakta dan payung hukum kerja Wartawan di Indonesia.ย 

Tapi, gerakan kejahatan tidak mengenal itu, yang jelas bagaimana kejahatannya bisa dilindungi?. Aman dan nyaman, setelah merampok uang rakyat, dan penyalahgunaan wewenang, senang-senang bersama selingkuhannya?.

Maka pada saat dalam keadaan tertentu wartawan perlu melakukan penyamaran untuk mencari fakta sesungguhnya, dan tak perlu โ€œberlagak wartawan, apa lagi mengaku wartawanโ€ hanya pada saat konfirmasilah menjadi keharusan memperkenalkan diri sebagai Jurnalistik dari sebuah media masa.

BACA JUGA :  Budi Setiawan, Kadis PMD RL : KABAR GEMBIRA, DANA INSENTIF PERANGKAT DESA SEGERA DIBAYAR?

Wartawan harus licik dan cerdik dalam membongkar kejahatan, semata untuk menemukan kebenaran, harus berjalan diatas villar Kejujuran. SEMOGA – (***).

Laman: 1 2 3 4

error: Content is protected !!
ร— Advertisement
ร— Advertisement